Jumat, 22 Maret 2013

Kuselipkan surat untuk abah



Bagai bulan  yang selalu menerangi langit yang gelap
Bagai matahari yang selalu membawa keceriaan
Bagai pelangi yang selalu membawa warna-warna indah
Dan bagai hujan yang selalu membawa kesejukkan
            Itulah gambaran sosok abah bagiku
            Lelaki perkasa yang selalu melindungiku
            Lelaki perkasa yang selalu membuatku berarti
            Lelaki yang bijaksana dalam menggambil sebuah keputusan
Abah kini aku telah tumbuh dewasa
Sering sekali aku malu mengucapkan “TERIMA KASIH”
Ataupun “I LOVE YOU”
Sampai saat ini sungguh aku tak punya keberanian untuk mengunkapkan isi hatiku
                        Aku hanya bisa mengucapakan itu dalam setiap doaku
                        Aku hanya bisa mengucapkan itu dalam setiap karyaku
                        Aku hanya bisa mengucapkan itu di dalam hatiku
Bila kulihat foto waktu kecil bersamamu
Disana aku terlihat tertawa begitu juga dirimu
Ingiku putar waktu-waktu itu
Kuperbaiki bila ada yang salah
            Kini kau buat aku semakin mengerti
            Kata-katamu membawaku selalu tentram dan damai
            Selalu kau berikan aku saran yang tepat
Setiap apa yang kuingikan kau coba untuk memenuhinya
Seiap apa yang kukatakan kau coba untuk selalu menerimanya
Sungguh cintanya dirimu kepada keluarga sederhana ini
Sehingga cobaan yang menerpa tak menjadi masalah dan beban pikiran
            Abah kuselipkan surat untukmu
            Aku selalu MENCINTAIMU selamanya
            Semonga harapan yang kau inginkan terpenuhi
            Dan semua impian-impian itu menjadi nyata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar