Bagai bulan yang
selalu menerangi langit yang gelap
Bagai matahari yang selalu membawa keceriaan
Bagai pelangi yang selalu membawa warna-warna indah
Dan bagai hujan yang selalu membawa kesejukkan
Itulah
gambaran sosok abah bagiku
Lelaki
perkasa yang selalu melindungiku
Lelaki
perkasa yang selalu membuatku berarti
Lelaki
yang bijaksana dalam menggambil sebuah keputusan
Abah kini aku telah tumbuh dewasa
Sering sekali aku malu mengucapkan “TERIMA KASIH”
Ataupun “I LOVE YOU”
Sampai saat ini sungguh aku tak punya keberanian untuk
mengunkapkan isi hatiku
Aku
hanya bisa mengucapakan itu dalam setiap doaku
Aku
hanya bisa mengucapkan itu dalam setiap karyaku
Aku
hanya bisa mengucapkan itu di dalam hatiku
Bila kulihat foto waktu kecil bersamamu
Disana aku terlihat tertawa begitu juga dirimu
Ingiku putar waktu-waktu itu
Kuperbaiki bila ada yang salah
Kini kau
buat aku semakin mengerti
Kata-katamu
membawaku selalu tentram dan damai
Selalu
kau berikan aku saran yang tepat
Setiap apa yang kuingikan kau coba untuk memenuhinya
Seiap apa yang kukatakan kau coba untuk selalu
menerimanya
Sungguh cintanya dirimu kepada keluarga sederhana ini
Sehingga cobaan yang menerpa tak menjadi masalah dan
beban pikiran
Abah
kuselipkan surat untukmu
Aku
selalu MENCINTAIMU selamanya
Semonga
harapan yang kau inginkan terpenuhi
Dan
semua impian-impian itu menjadi nyata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar