Dulu ketika saya masih
kecil , saya adalah orang yang sangat sering megomeli ibu saya, disuruh ini
bilangnya 'ntar bu'. Nanti , nanti dan nanti .Tiap hari ibu saya selalu
mengomeli saya. Dan sikap saya adalah EGP! (hehe)
Hari demi hari terus
berlalu..
Pelan namun pasti
Hidayah itu datang.Saya menyadari betapa pentingya pengorbanan seorang ibu
Saya baru menyadari
betapa pentingya sosok ibu dalam hidup saya.Sosok yang selalu membelai
saya.Merawat dan memberikan kasih sayanngya kepada saya. Yang rela memberika
nyawanya untuk seorang putri yang ia kandung selama 9bulan 10hari.
Ibu engkau adalah
pelitaku. Didalam kegelapan engkau menerangkanku. Didalam kedinginan engkau
meghangatkaknku.Didalam kesediahan engkau membahagiakaku. Tak peduli bagaimana
sakitnya aku mencaci mu. Memarahiimu. Dan tak pedulikanmu.
Kini kan kuhabiskan
hidup merawatmu. Memberikanmu penerang walau tak seterang saat kau memberikanku
penerang. Menghangatkmu walau tak sehangat saat kau menghangatkanku. Dan membahagiakanmu
walau tak sebahagia saat kau membahagiakaku.
Tuhan aku tolong hiasi
hidupnya dengan kebahgiaan . Jangan pernah ada satu tetes air mata
kesedihan yang keluar dari matanya yang berkilau. Biarkan kilauan
itu tetap melindungiku . LOVE YOU MAM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar